Tampilkan postingan dengan label Tips Laundry. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Laundry. Tampilkan semua postingan

Senin, 28 November 2011

Tips Merawat Boneka Kesayangan

KAMAR anak tanpa boneka, mungkin terasa hambar, terlebih pada kamar anak perempuan. Anak biasanya memiliki satu atau lebih boneka kesayangan. Tak jarang ke mana pun ia pergi, si boneka kesayangan ini selalu dibawa. Akibatnya, berbagai kotoran, debu, bahkan noda tetesan makanan bisa menempel di tubuh boneka.
Berbagai kotoran tersebut, jika dibiarkan dalam waktu lama, tentu akan membahayakan kesehatan anak.


Untuk menghindarinya, luangkanlah waktu untuk membersihkan dan merawat boneka-boneka itu.
Cara praktis membersihkannya adalah dengan mencucinya menggunakan mesin cuci. Namun, tidak semua boneka bisa dan perlu dicuci dengan mesin cuci.
Jika tidak berhati-hati, bisa-bisa Anda justru merusak boneka itu. Agar Anda bisa mencuci tanpa khawatir akan merusaknya, berikut tipsnya.

Menghilangkan debu
Untuk menghilangkan debu pada tubuh boneka, Anda tak perlu mencucinya. Cukup seka bulu-bulu boneka dengan lap yang sudah dibasahi dengan air hangat.
Setelah bersih, sisir rapi bulu-bulu tersebut dengan sisir yang sudah tak terpakai.
Cara yang lebih praktis adalah menggunakan vacuum cleaner. Selain praktis, penggunaan vacuum cleaner ini juga relatif lebih hemat waktu. Anda bisa melakukan perawatan ini lebih sering. Paling tidak satu minggu sekali. Hati-hati ketika menyedot badan boneka yang berbulu. Kurangi daya hisap agar bulu pada boneka tak pada rontok.

Menghilangkan noda

Bagaimana jika boneka terkena noda? Coba perhatikan label yang ada pada boneka. Jika pada label tertulis bahwa boneka bisa dicuci dengan mesin cuci, maka Anda tinggal memasukkannya ke dalam mesin cuci.
Jika ternyata boneka tidak boleh dicuci menggunakan mesin cuci, Anda bisa menggunakan soda kue. Caranya, masukkan boneka ke dalam tas kertas (paper bag), kemudian taburi dengan soda kue secukupnya. Guncang-guncangkan tas kertas hingga soda kue menempel rata pada tubuh boneka. Diamkan selama kurang lebih satu jam. Kemudian bersihkan dengan handuk atau lap kering yang lembut.

sumber : www.simplyfreshlaundry.com

Selasa, 22 November 2011

Tips Mencuci Topi

Jenis topi yg terbuat dari kain adalah topi-topi model baseball remaja atau topi profesi seperti tentara, koki atau perawat. Topi dari kain sangat mudah untuk mencucinya. Hampir sama dengan mencuci pakaian biasa, tidak diperlukan teknik kusus dalam mencucinya.

Anda pun dapat menggunakan mesin cuci bila dalam jumlah banyak namun lebih baik dicuci satuan dengan tangan.
  1. Sebelum mencuci, gunakan spotter + sikat gigi untuk menghilangkan noda-noda tebal. Spotting gun bisa jg digunakan tapi harus sedikit berhati-hati karena dapat membuat konstruksi topi rusak. Area paling kotor biasa pada karet lingkar bagian dalam.
  2. Siapkan ember, isi air secukupnya dan tambahkan sedikit deterjen cair. Lakukan handwash (mencuci dengan tangan, jangan terlalu kuat untuk menyikatnya). Gunakan air biasa untuk mencuci topi berwarna gelap, atau air hangat untuk mencuci topi katun yg berwarna cerah. Diamkan 20 menit lalu lalu bilas. topi yg direndam dengan air deterjen tadi tidak perlu di peras2, cukup ditekan2 saja dengan tujuan untuk menghilangkan sisa deterjen. Catatan: Untuk topi yg memiliki tulang depan atau pembentuk seperti topi remaja, tidak usah dikucek dan diperas nanti bentuknya bisa berubah kusut dan patah. Cukup direndam dalam air saja beberapa saat lalu angkat dan bilas. Yang penting noda2 dibereskan menggunakan spotter.
  3. Bilaslah topi, dengan air biasa. Hindari pemakaian Softener terlalu banyak karena dari kasus yg sering kami temukan softener malah melunturkan topi dan kami pernah mengganti rugi topi baseball model hiphop yg luntur seharga 400rb karena warnanya luntur.
Semoga bermanfaat :)


sumber : infolaundry.com

    Merawat Gaun Pesta

    Gaun pesta merupakan salah satu jenis pakaian yang memerlukan perawatan khusus. Karena sifat pakaian yang dikenakan pada event spesial, tentunya kita ingin agar dengan gaun pesta bisa tampil percaya diri.

    Umumnya gaun atau pakaian pesta Anda jarang digunakan, maka Anda harus memperhatikan teknik penyimpanannya agar pakaian Anda tidak rusak dimakan ngengat atau berjamur.
    Berikut ini beberapa hal yang perlu menjadi perhatian saat akan menyimpan pakaian pesta yang telah digunakan:
    1. Sebaiknya pakaian pesta disimpan dengan digantung, sehingga tetap rapi saat akan dipakai dan dapat dikontrol dengan mudah. Kecuali bila pakaian terbuat dari rajutan atau bahan jersey, karena dengan digantung dapat menyebabkan baju menjadi melar.
    2. Hanger (gantungan pakaian) yang dipakai sebaiknya yang terbuat dari bahan yang lembut, misalnya hanger yang dilapisi busa. Atau Anda dapat melapisi hanger yang akan pakai dengan busa. Hal ini berfugsi agar hanger tidak meninggalkan bekas pada pakaian.
    3. Masukkan pakaian yang telah digantung dalam plastik atau kantong penyimpanan yang didapat saat membeli baju agar baju Anda tidak terkena debu.
    4. Untuk mengusir ngengat, Anda dapat menggunakan akar wangi atau kapur barus yang digantung (banyak dijual di supermarket)
    5. Keluarkan pakaian Anda setelah disimpan 1 bulan agar pakaian tidak menjadi bau dan sekaligus Anda dapat memeriksa gaun Anda.
     Demikian tips merawat gaun pesta, semoga bermanfaat :)



    sumber : simplyfreshlaundry.com

    Sabtu, 15 Oktober 2011

    Tips Merawat Jaket Kulit

    Jaket Kulit adalah salah satu busana esensial dimusim hujan seperti ini. Agar penampilan anda tetap keren, maka jangan lupa merawat jaket kulit dgn cara yg tepat….

    Jaket kulit bisa jadi bagian penting dalam berpenampilan. Tidak semua orang akan terlihat bagus menggunakan jaket kulit, karena itu, penting juga menjaga jaket kulit itu dalam kondisi prima. Bila lalai dalam merawatnya, maka akan membuat jaket kulit tersebut bau dan mudah rusak kulit serta warnanya. Jadi apabila Anda penggemar jaket kulit, tidak salah untuk menyimak tips merawat jaket kulit Anda agar tetap awet dan bagus.
    1. Jangan cuci dengan deterjen. Deterjen dapat membuat kulit jaket kering, rapuh dan mudah terkelupas kulitnya.
    2. Jauhkan dari air termasuk air hujan, kalau terkena air, sebaiknya langsung dijemur, tetapi jangan langsung kena sinar matahari.
    3. Jangan lupa merawat kelenturan jaket kulit dengan lotion pelembab selama sebulan sekali. Biarkan selama 1jam, setelah dioleskan. Lalu, bersihkan dengan lap yang kering dan bertekstur yang lembut, sehingga tidak merusak jaket.
    4. Bersihkan noda yang menempel di jaket dengan minyak goreng atau cairan pembersih khusus. Jangan lupa menggunakan kapas jika harus menggosok noda yang menempel di jaket.
    5. Jangan pernah semprotkan parfum ke permukaan jaket kulit.
    6. Gantungkan jaket dengan hanger jika tidak dipakai, agar kulitnya tidak mudah kusut dan lecek. Jangan juga dilipat karena lipatan akan mengubah warna kulit jaket.
    Semoga bermanfaat :)

    Sumber: www.simplyfreshlaundry.com

    Rabu, 05 Oktober 2011

    Tips Mencuci Bed Cover

    Bed Cover saat ini menjadi idola banyak orang, karena selain bisa memperindah tampilan tempat tidur juga sangat nyaman digunakan apalagi saat musim penghujan tiba atau untuk kamar yang menggunakan AC. Idealnya bed cover di cuci rutin setiap 2 minggu sekali, supaya terjaga kebersihannya dan terhindar dari bakteri dan kuman yang menempel.
    Tips Mencuci Bed Cover


    Tips untuk mencuci bed cover :
    1. Bed cover bisa dicuci menggunakan manual (tangan) atau menggunakan mesin cuci, dicuci bisa  menggunakan air dingin atau air hangat.
    2. Jika menggunakan manual (tangan) jangan menggunakan sikat, karena akan merusak permukaan bed cover
    3. Jika mencuci menggunakan mesin cuci, pilihlah kecepatan normal. Jangan terlalu cepat karena akan merusak serat kain
    4. Sebelum proses pencucian bersihkan noda dengan segera. Untuk Darah, dimana sifatnya yang agak sulit untuk dibersihkan, cobalah merendam sebentar sprei Anda dalam air dingin sebelum dicuci. Untuk minyak, cobalah merendam seprai dengan chemical penghilang lemak . Pastikan noda hilang sebelum mengeringkannya karena panas dapat membuat endapan noda semakin dalam, dan semakin sulit dihapus.
    5. Cucilah bed cover secara terpisah, jika dicampur dengan cucian lain maka kemungkinan terjadi serat katun panjangnya dari bed cover dapat berinteraksi dengan bulu-bulu halus dari handuk dan bahan lainnya, ini akan membuat kain bed cover  menjadi kasar. Akan muncul serat butir bola-bola kecil yang mengganggu pada permukaan bed cover dan pada orang yang sensitif membuat kulit gatal di malam hari.
    6. Sebaiknya untuk bed cover yang kain permukaannya tipis jangan menggunakan pemutih/bleaching,
    7. Sebaiknya jangan merendam bed cover menggunakan detergen terlalu lama, karena akan merusak lapisan yang lembut
    8. Memeras bed cover sebaiknya jangan terlalu keras atau diperas sekuat tenaga
    9. Untuk bed cover yang lapisan luar tipis sebaiknya jangan dijemur dibawah sinar matahari langsung, cukup dianginkan saja.
    10. Pastikan bed cover benar-benar kering, balik setelah beberapa jam supaya kering merata dan supay menghindari bau apek karena bed cover yang setengah kering.
    11. Setrika dengan panas yang sedang saja.
    Semoga bermanfaat ;)


    Sumber : www.simplyfreshlaundry.com